Roket Rusia Angara-1.2 Bawa Perlengkapan Militer Melesat Menuju Antariksa

MOSCOW – Angkatan Lingkungan Rusia t elah meluncurkan satelit militer menggunakan roket pembawa Angara-1.2 dari “Kosmodrom Plesetsk”, kata Kementerian Perlindungan Rusia.
“Pada hari Minggu, 16 Maret, pukul 1:50 siang (1050 GMT), regu tempur antariksa Angkatan Atmosfer Rusia berhasil meluncurkan roket kelas ringan Angara-1.2 yang mana mengakibatkan satelit untuk Kementerian Keamanan Rusia dari lokasi peluncuran uji negara milik kementerian (Kosmodrom Plesetsk) di tempat Wilayah Arkhangelsk,” kata Kementerian Perlindungan Rusia seperti dilansir dari Sputnik Selasa (18/3/2025).
Roket Kosmodrom Plesetsk sendiri berulang kali, menyebabkan muatan tak dikenal yang mana diberi nama Kosmos-2568 ke orbit sinkron Matahari (SSO).
Identitas muatannya tak diketahui, tetapi kemungkinan besar itu adalah satelit pemeriksa lain, mirip dengan yang diterbangkan pada peluncuran Soyuz-2.1v sebelumnya.
Jika Kosmos-2568 adalah satelit pemeriksa, ia kemungkinan besar akan merilis subsatelit pada kemudian hari, seperti yang tersebut telah dilakukan dijalankan satelit pemeriksa sebelumnya. Kosmos-2542 diyakini sebagai satelit pemeriksa, meskipun tiada pernah dikonfirmasi oleh Rusia, lalu kemudian merilis Kosmos-2543.
Peluncuran satelit inspektur sebelumnya telah terjadi diatur waktunya agar sesuai dengan rute dan juga jalur penerbangan satelit mata-mata Amerika, dengan yang tersebut terbaru adalah Kosmos-2561 , yang diresmikan mencerminkan rute satelit mata-mata Amerika USA-326, yang dimaksud diresmikan pada misi NROL-87 pada bulan Februari 2022 .
Kosmodrom Plesetsk adalah satu dari tiga Kosmodrom yang digunakan pada waktu ini digunakan oleh Militer Rusia juga Roscosmos, badan antariksa milik negara Rusia. Dua Kosmodrom lainnya yang ketika ini digunakan adalah Kosmodrom Baikonur, yang tersebut terletak di area bekas negara Uni Soviet, Kazakhstan, kemudian Kosmodrom Vostochny, yang mana terletak di area Timur Jauh Rusia.
Plesetsk sendiri terletak di area Oblast Arkhangelsk, sebelah utara Kota Moskow lalu di area Laut Barents. Plesetsk adalah Kosmodrom kedua yang tersebut dibangun oleh Uni Soviet kemudian awalnya ditujukan untuk menguji rudal balistik antarbenua R-7. Lokasi Plesetsk memungkinkan R-7 yang digunakan beroperasi untuk berusaha mencapai lokasi di area Amerika Serikat serta Amerika Utara.
Tahun 1960-an, bekas landasan R-7 digunakan kembali untuk memungkinkan peluncuran wahana yang berasal dari ICBM R-7, seperti roket Vostok lalu keluarga wahana peluncur Soyuz. Peluncuran orbital pertama dari Plesetsk terjadi pada tanggal 17 Maret 1966, ketika roket Vostok-2 meluncurkan Kosmos-112, satelit pengintaian optik Soviet generasi pertama ke orbit Bumi rendah (LEO).
Pada tahun 1997, 33 tahun setelahnya peluncuran pertamanya, kosmodrom yang dimaksud telah dilakukan menyaksikan tambahan dari 1.500 peluncuran, menjadikannya kosmodrom paling terlibat di dalam Rusia ketika itu. Sejak ketika itu, Kosmodrom yang disebutkan telah dilakukan meluncurkan Soyuz turunan R-7, Cosmos-3M, Rokot, Tsyklon, lalu tambahan terbaru pada peluncur, Angara.
Plesetsk pada waktu ini menjadi satu-satunya lokasi peluncuran Angara yang beroperasi, tetapi landasan lain pada waktu ini sedang dibangun di dalam Kosmodrom Vostochny, dengan peluncuran diharapkan akan dimulai pada tahun 2023.
Soyuz-2.1v tidaklah tampak seperti wahana peluncur Soyuz-2 tradisional dan juga bahkan disebut sebagai Soyuz 1 selama pengembangan, yang tersebut dimulai pada pertengahan hingga akhir tahun 2000-an.






