Tyrone McKenna Keluar dari Kamp Latihan Kejam Mirip Penjara, Hati-hati Harlem Eubank!

Tyrone McKenna kembali ke arena tinju dengan semangat baru pasca menjalani kamp pelatihan keras dalam Jerman. Petinju dengan syarat Irlandia Utara itu siap menghadapi Harlem Eubank dalam pertarungan yang mana disiarkan secara langsung oleh Channel 5 di dalam Inggris.
McKenna, yang tersebut mempunyai rekor 24-5-1 (7 KO), mengibaratkan pelatihan dalam Munich, Jerman, sebagai “hidup di area pada penjara” oleh sebab itu ia harus meninggalkan keluarganya juga menjalani rutinitas ketat demi fokus pada persiapan pertarungan. “Saya miliki mentalitas penjara pada waktu ini. Saya berharap dapat makan makanan penjara, tetapi kenyataannya saya semata-mata bisa saja makan ayam kemudian nasi setiap hari,” ujarnya.
Tahun 2023 sempat menjadi titik balik bagi McKenna pasca kalah dari rival sekotanya, Lewis Crocker. Kekalahan itu membuatnya memutuskan pensiun kemudian fokus pada podcast populernya, ‘Whiskey n White’. Namun, belaka delapan bulan kemudian, ia kembali ke ring tinju. Sayangnya, comeback yang dimaksud tiada berjalan mulus setelahnya ia kalah dari Mohamed Mimoune melalui pukulan ke tubuh di area ronde kelima.
Alih-alih menyerah, McKenna justru semakin berikrar pada kariernya. Ia pergi ke Munich untuk berlatih keras juga bersiap menghadapi sesama petinju Irlandia, Dylan Moran. Namun, takdir membawanya ke tantangan yang tersebut lebih banyak besar: bertarung melawan Harlem Eubank.
“Saya benar-benar berpikir beliau tidak ada akan menerima tantangan ini. Saya bertarung seminggu setelahnya dia, dan juga ada beberapa nama yang tersebut ingin saya lawan, tetapi Harlem adalah yang tersebut utama. Saya pikir pasca saya menang KO di area ronde kedua, beliau tiada akan mengambil pertarungan ini,” ujar McKenna.
Namun, McKenna terkejut ketika timnya mendapat telepon bahwa Eubank setuju bertarung. “Saya sangat bersemangat. Nama belakangnya adalah salah satu yang digunakan terbesar pada tinju Inggris. Untuk bertarung melawan individu Eubank dalam Channel 5 adalah potensi luar biasa.”
Harlem Eubank, yang berusia 31 tahun, miliki tahun yang mana penuh tantangan. Pertarungan melawan Adam Azim gagal terwujud, serta ia hanya sekali sekali bertarung sepanjang tahun 2024 melawan Nurali Erdogan di duel yang mana berakhir dengan kekecewaan bagi banyak pihak.
Meski demikian, McKenna tidaklah menganggap remeh lawannya. “Dia sangat cepat, saya akui itu. Tetapi sulit untuk menilai kualitasnya oleh sebab itu beliau cuma menghadapi lawan yang tersebut dipilih dengan hati-hati,” katanya. “Saya bukan tahu bagaimana beliau akan bertahan ketika mendapat tekanan kritis dari seseorang dengan pengalaman juga kecerdasan bertinju seperti saya.”
McKenna dikenal sebagai petinju dengan gaya bertarung agresif, tetapi ia menegaskan bahwa strateginya lebih tinggi dari sekadar maju tanpa pikir panjang. “Banyak yang mana mengira saya cuma petinju pekerja keras yang digunakan terus maju, tetapi kenyataannya, saya sangat terukur di setiap gerakan. Saya menetapkan jebakan, menggunakan teknik, kemudian mengatur strategi di pertarungan.”
Dengan usia yang telah menginjak 34 tahun, McKenna menyadari bahwa dirinya harus lebih besar disiplin dibandingkan sebelumnya. “Kadang saya berpikir bahwa saya sanggup tambahan penting di area awal karier, tetapi di tempat sisi lain, saya juga menikmati tinju ketika itu. Sekarang, saya tahu saya harus lebih lanjut berdedikasi dari sebelumnya lantaran lawan-lawan yang mana lebih lanjut muda, seperti Harlem Eubank, memiliki keunggulan usia.”
McKenna berharap persiapannya yang digunakan intens pada Jerman akan membuahkan hasil di duel melawan Eubank. Dengan tekad kemudian pengalaman, ia siap membuktikan bahwa dirinya masih sanggup bersaing di area level tertinggi tinju dunia.






