Lifestyle

Kenali ciri-ciri perilaku NPD berikut ini!

Ibukota – Pernahkah Anda menjumpai seseorang yang mana terkesan sangat percaya diri, gemar memamerkan pencapaian, namun tampak tidak ada peka terhadap perasaan pemukim lain? Atau kemungkinan besar seseorang yang merasa dirinya lebih besar unggul dari siapa pun dan juga terus-menerus menuntut perlakuan istimewa? Jika ya, bisa saja jadi penduduk yang disebutkan menunjukkan gejala dari Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan mental kepribadian narsistik.

NPD merupakan kelainan kesegaran mental yang tersebut ditandai dengan perasaan superior yang tersebut berlebihan, permintaan konstan akan pengakuan, juga kurangnya empati terhadap warga lain.

Orang dengan situasi ini banyak kali kesulitan menjalin hubungan interpersonal yang mana sehat, baik pada hidup pribadi, sosial, maupun profesional. Gangguan ini umumnya mulai tampak sejak remaja atau awal masa dewasa.

Sebelum kondisi ini berprogres tambahan jarak jauh lalu memunculkan dampak kritis pada keberadaan seseorang, penting untuk mengenali ciri-ciri perilaku dari NPD sejak dini. Berikut adalah sebagian tanda yang digunakan umumnya muncul pada khalayak yang mana mengalami NPD, dirangkum dari banyak sumber:

Ciri-ciri perilaku NPD yang mana diperlukan diwaspadai

1. Menilai diri sendiri terlalu tinggi
Penderita NPD cenderung miliki penilaian diri yang tersebut sangat lebih tinggi secara bukan realistis, kemudian kerap membandingkan diri dengan penduduk lain secara berlebihan.

2. Merasa superior tanpa alasan yang mana jelas
Mereka menganggap diri lebih banyak unggul dari warga lain, meskipun tiada miliki pencapaian yang dimaksud setara untuk memperkuat perasaan tersebut.

3. Melebih-lebihkan prestasi lalu kemampuan
Pencapaian kemudian bakat yang dimiliki kerap dibesar-besarkan demi mendapatkan kekaguman atau pengakuan dari warga sekitar.

4. Meyakini diri sebagai individu istimewa
Orang dengan NPD percaya bahwa semata-mata orang-orang “selevel” kemudian sejenis luar biasanya dengan dirinya yang dapat mengerti merekan secara utuh.

5. Berfantasi tentang kesempurnaan
Pikiran merek kerap kali dipenuhi dengan khayalan mengenai kesuksesan besar, kekuasaan, kecerdasan luar biasa, daya tarik fisik, atau pasangan ideal yang tersebut sempurna.

6. Selalu ingin dipuji lalu dikagumi
Mereka menunjukkan keinginan konstan untuk dikagumi lalu dipuji, dan juga merasa tiada santai jikalau tidak ada berubah menjadi pusat perhatian.

7. Merasa istimewa dan juga ingin perlakuan khusus
Mereka yakin bahwa mereka pantas mendapatkan perlakuan istimewa serta menganggap hal itu sebagai sesuatu yang wajar diterima.

8. Mengambil Manfaat pemukim lain demi kepentingan pribadi
Dalam menjalin hubungan, penderita NPD cenderung bersikap manipulatif juga memanfaatkan pendatang lain demi mencapai tujuan pribadi.

9. Kurangnya empati
Mereka sulit merasakan atau mengerti akan perasaan, kebutuhan, kemudian perspektif penduduk lain, dan juga kurang menunjukkan kepedulian terhadap sekitar.

10. Rasa iri atau menuduh pemukim lain iri
Penderita NPD kerap merasa iri terhadap warga lain, atau justru mengira bahwa khalayak lain iri terhadap dirinya.

11. Perilaku arogan lalu sombong
Mereka dapat menunjukkan sikap merendahkan, menyombongkan diri, serta meremehkan pendatang lain, khususnya dia yang dianggap bukan selevel.

Mengapa ciri-ciri ini sanggup muncul?
Ciri-ciri dalam menghadapi tidak ada muncul begitu saja. Meskipun pemicu pasti dari NPD belum diketahui secara pasti, para ahli psikologi meyakini bahwa ada beberapa unsur yang digunakan turut berperan, antara lain:

  • Faktor genetik: Riwayat keluarga dengan gangguan kepribadian sejenis dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan NPD.
  • Pengalaman masa kecil: Trauma emosional, pengabaian, atau kurangnya dukungan dari penduduk tua pada waktu masa kanak-kanak bisa saja membentuk pola kepribadian yang digunakan narsistik.
  • Gaya pengasuhan: Anak yang dimanjakan secara berlebihan, terus-menerus dipuji tanpa dasar, atau diasuh secara protektif dapat meningkat dengan harapan akan perlakuan khusus.
  • Lingkungan sosial kemudian budaya: Lingkungan yang mana sangat menekankan pencapaian pribadi lalu individualisme cenderung membuat berkembangnya sifat narsistik.

Apa yang dapat dilakukan?
Jika Anda mengenali gejala NPD pada diri sendiri atau pemukim terdekat, sebaiknya tak secara langsung menghakimi. Gangguan ini memerlukan penanganan profesional yang tersebut tepat. Terapi psikologis dapat membantu penderita menyadari akar perilaku mereka, meningkatkan kesadaran diri, lalu merancang hubungan yang mana lebih besar sehat.

Berinteraksi dengan penderita NPD juga menuntut kesabaran. Tetapkan batasan yang digunakan jelas, hindari konfrontasi langsung, juga dorong mereka itu untuk mencari bantuan psikolog bila memungkinkan.

Artikel ini disadur dari Kenali ciri-ciri perilaku NPD berikut ini!

Related Articles

Back to top button