Nasional

Minta BPKH Tak Dibubarkan, IPHI Dorong Amendemen UU Pengelolaan Keuangan Haji

JAKARTA – DPP Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menolak pembubaran Badan Pengelola Keuangan Haji ( BPKH ). Tidak semata-mata itu, IPHI juga mengusulkan amendemen Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII DPR beberapa waktu lalu, IPHI menegaskan BPKH adalah hasil perjuangan umat, bukanlah sekadar kebijakan pemerintah. Sehingga eksistensinya harus dipertahankan untuk menjaga independensi pengelolaan dana haji.

“Dana haji ini milik umat, bukanlah milik negara. Jangan ada upaya untuk menariknya kembali ke kendali pemerintah. Pengelolaannya harus tetap memperlihatkan berada dalam tangan lembaga independen yang transparan lalu profesional,” tegas Wakil Ketua Umum IPHI Mohamad Anshori di dalam Jakarta, Hari Minggu (9/3/2025).

Menurut Anshori, IPHI adalah salah satu pencetus dan juga pendiri BPKH, sehingga akan berdiri di area garis depan untuk mempertahankan keberadaan lembaga tersebut. Anshori mengingatkan sebelum ada BPKH, dana haji dikelola dengan berbagai celah rawan penyalahgunaan. “Pembubaran BPKH tidak solusi, tetapi justru langkah mundur yang tersebut berisiko besar bagi kepercayaan jemaah,” katanya.

Selain itu IPHI juga mendesak revisi UU No. 34 Tahun 2014 untuk meningkatkan tata kelola keuangan haji agar lebih banyak transparan, profesional, kemudian berpihak untuk jemaah dengan mengajukan banyak usulan strategis, pada antaranya, penyelarasan peran BPKH dan juga Badan Pelaksana Haji (BPH) agar tidak ada terjadi tumpang tindih di regulasi juga penyelenggaraan haji.

Pembentukan Komite Tetap Haji guna meningkatkan koordinasi lintas kementerian lalu lembaga, sehingga kebijakan fiskal juga efisiensi biaya haji lebih tinggi optimal.

“Selain itu menjadikan Bank Muamalat Indonesia sebagai Bank Haji serta Umrah, agar sistem keuangan haji lebih banyak terintegrasi dengan perbankan syariah yang tersebut berpihak pada jemaah. Juga penyediaan modal tambahan bagi BPKH guna memperbesar kapasitas penanaman modal yang tersebut berkelanjutan kemudian menguntungkan jemaah,” jelasnya.

Selain itu, penguatan manajemen risiko keuangan, termasuk penerapan cadangan risiko (risk reserve) juga strategi lindung nilai (hedging) untuk mengantisipasi fluktuasi ekonomi global.

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan