Waktu petang Hal ini Teror ke Media, Demokrasi Terancam? di dalam INTERUPSI sama-sama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki juga Para Narasumber Kredibel Lainnya Live di dalam iNews

JAKARTA – Global jurnalistik Indonesia kembali dikejutkan oleh aksi teror yang mengkhawatirkan. Beberapa pekan lalu, pribadi jurnalis Tempo menerima kiriman paket berisi kepala babi dan juga bangkai tikus di sebuah kotak kardus.
Aksi ini memicu pertanyaan besar, apakah ini upaya sistematis untuk membungkam pengumuman kritis di tempat ruang publik? Jika benar, apakah kebebasan pers di tempat Indonesia sedang berada di ancaman serius?
Dalam episode INTERUPSI di malam hari ini bersatu Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, kemudian para narasumber kredibel lainnya akan mengupas secara mendalam insiden yang dimaksud pada diskusi tajam lalu berani.
Jurnalisme merupakan salah satu pilar utama demokrasi. Ketika jurnalis diteror, ini bukanlah sekadar ancaman bagi individu, tetapi juga serangan terhadap hak publik untuk mendapatkan informasi yang dimaksud jujur kemudian transparan.
Aparat kepolisian sudah pernah menyelidiki persoalan hukum ini, namun hingga sekarang belum ada kejelasan tentang siapa pelaku sebenarnya. Publik menuntut transparansi di penyelidikan sebab persoalan hukum seperti ini dapat menjadi kejadian buruk bagi kebebasan pers dalam Indonesia. Lantas bagaimana para pakar menanggapi persoalan tersebut?
Saksikan selengkapnya pada INTERUPSI di malam hari ini bersatu para narasumber, Aryanto Sutadi-Penasihat Ahli Kapolri, Reza Indragiri-Psikolog Forensik, Julius Ibrani-Ketua PBHI, Bagja Hidayat-Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Saat 20.00 WIB, Live di dalam iNews.






