Media: Pakistan mau ajak India berunding demi redakan ketegangan

New Delhi – Pakistan berada dalam mengusahakan deeskalasi untuk meredakan ketegangan dengan India dan juga menyatakan kemauannya menemui pihak India untuk berunding, demikian laporan media.
Menurut saluran TV India News18 mengutip sumber terkait, Sabtu, situasi ke Pakistan tergolong "buruk" sehingga Islamabad mengusahakan untuk berinteraksi dengan New Delhi.
Saluran komunikasi juga telah terjadi terjalin antara Pakistan dengan India untuk memfasilitasi kemungkinan pertarungan antara perwakilan antara dua negara berseteru itu.
Meski hingga pada waktu ini masih belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Pakistan serta India, ada kemungkinan bahwa pihak Pakistan benar berubah establishment mengingat tingkat keparahan krisis yang tersebut terjadi, sehingga mereka itu berupaya mencari solusi diplomatik untuk meredakan ketegangan.
Ketegangan antara India lalu Pakistan semakin meningkat menyusul serangan pada 22 April ke dekat Pahalgam, sebuah tujuan wisata dalam kawasan Kashmir yang digunakan dikontrol India.
Kelompok pemberontak "Front Perlawanan" (Resistance Front) mengaku bertanggung jawab melawan serangan yang menewaskan 26 penduduk itu.
Namun demikian, India justru menuduh Pakistan terlibat di aksi tersebut. Tuduhan yang dimaksud ditolak keras Pakistan.
Pada Rabu (7/5) pagi waktu setempat, Kementerian Perlindungan India mengumumkan dimulainya "Operasi Sindoor" yang mengincar "infrastruktur teroris" ke Pakistan.
Melalui operasi tersebut, India mengaku berhasil menewaskan 70 pemukim yang tersebut merekan duga sebagai teroris. India juga menegaskan bahwa mereka itu sejenis sekali tidak ada mengincar sarana militer Pakistan.
Sementara itu, militer Pakistan melaporkan 31 penduduk meninggal lalu 57 lainnya terluka akibat serangan udara India.
Sumber: Sputnik
Artikel ini disadur dari Media: Pakistan mau ajak India berunding demi redakan ketegangan






